banner

author photo
Kanker Nasofaring
Gejala dan Penyebab Kanker Nasofaring - Apa itu Kanker Nasofaring? NPC Kanker Nasofaring atau lebih dikenal sebagai kanker hidung terjadi pada saat sel kanker yang berkembang berasal dari organ nasofaring, yang letaknya berada daerah belakang rongga hidung di atas bagian tenggorokan. Uniknya, Nasopharyngeal Carcinoma NPC lebih sering terpisah dari kanker yang menyerang kepala dan leher.

Penyakit kanker nasofaring ini sangat sulit untuk ditemukan. Berbeda dengan kanker serviks yang mudah diraba dan kanker payudara mudah dilihat, tetapi Kanker nasofaring ini sulit untuk diraba ataupun dilihat. Sehingga bisa luput dari pengawasan pemeriksaan dokter.

Para tahun 2003 sampai 2007, kasus kanker nasofaring ini merupakan kanker paling umum urutan ke-7 untuk pria dengan angka kematian 4.6 % dan urutan ke-12 untuk wanita dengan angka 1,7 %. Etnis ras yang sering terkena kanker nasofaring adalah ras mongoloid khususnya China selatan. Namun, tidak menutup kemungkinan banyak terjadi di negara lain, seperti di Afrika Utara meliputi Aljazair, orang Eksimo dan Tunisia, juga di Yunani.

NPC ini banyak ditemukan di Indonesia terutama keturunan tionghoa dibanding suku lainnya. Sampai saat ini masih belum jelas bagaimana mulai tumbuhnya kanker nasofaring. Namun, penyebaran kanker ini berkembang ke area mata, telinga, otak, dan kelenjar leher. Sebaiknya siapa saja yang berisiko tinggi terkena kanker nasofaring hendaknyalah rajin berolahraga dan mengatur pola makan serta memeriksakan diri ke dokter terutama dokter THT. Resiko yang paling mudah terkena kanker nasofaring ialah genetik/keturunan.

Tanda dan Gejala Kanker Nasofaring

Tanda dan gejala kanker nasofaring terdapat 4 bagian, yaitu :
  1. Gejala Nasofaring.
    Merupakan gejala yang di tandai berupa mimisan ringan dan sumbatan di hidung. Kanker nasofaring ini terjadi ketika kanker masih dini
  2. Gejala mata dan saraf.
    Merupakan gejala yang dapat terjadi sebagai gejala lanjut karena organ nasofaring ini berdekatan dengan rongga tengkorak tempat lewatnya saraf otak. Gejala dapat berupa nyeri di bagian leher dan wajah, nyeri di kepala, penglihatan menjadi dua, dan pandangan kabur
  3. Gejala Telinga.
    Merupakan gejala dini yang muncul karena tempat asal tumor sangat dekat dengan muara tuba Eustachius (Saluran Penghubung Hidung Telinga). Gejala dapat berupa telinga berdenging dan berdengung serta nyeri di telinga sampai tidak nyaman.
  4. Gejala Metastasis.
    Merupakan gejala yang ditandai dengan menyebarnya gejala di leher dapat berupa bengkak di leher karena pembengkakan KGB (Kelenjar Getah Bening).

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Nasofaring

Kanker nasofaring pada umumnya terjadi karena adanya petumbuhan sel kanker yang tidak terkontrol. Kanker nasofaring dapat disebabkan karena adanya faktor lingkungan, virus, dan genetik (keturunan) serta adanya perkembangan sel kanker yang tidak terkontrol di bagian nasofaring. Namun pada kebanyakan kasus, Nasofaring Carsinoma disebabkan karena adanya faktor genetik (keturunan)
Adapun faktor risiko Kanker Nasofaring antara lain :
  1. Makanan. Kebanyakan kasus di China, kanker nasofaring disebabkan dari makanan dan minuman yang asin, terlalu panas, banyak mengandung pengawet, dan diasap.
  2. Virus. Demam merupakan tanda dan gejala dari virus kanker nasofaring dengan jenis virus EBV-Virus.
  3. Lingkungan. Lingkungan yang kotor dan bau sangat rentan sekali terkena kanker nasofaring. Seperti lingkungan yang berasap, asap minyak, asap pabrik, asap kayu bakar, asap obat, asap obat nyamuk, asap candu dan pergantian asap dirumah yang tidak baik maka kemungkinan besar akan menyebabkan Kanker Nasofaring.
  4. Keturunan. Dalam riwayat kesehatan keluarga, ayah atau ibu yang mempunyai riwayat kanker nasofaring maka kemungkinan besar anak cucunya akan terkena kanker nasofaring.
  5. Alkohol. Keseringan konsumsi alkohol lebih besar kemungkinan terjadi kanker nasofaring.

Tingkatan Stadium Kanker Nasofaring

  1. Stadium 0. Pada stadium ini sel kanker masih berada dalam batas nasofaring yang biasa disebut dengan nasofaryn x in situ
  2. Stadium 1. Pada stadium ini sel kanker menyebar ke bagian nasofaring
  3. Stadium 2. Pada stadium ini sel kanker sudah menyebar lebih dari nasofaring ke rongga hidung dan menyebar di kelenjar getah bening.
  4. Stadium 3. Pada stadium ini kanker sudah menyerang kelenjar getah bening di semua sisi leher.
  5. Stadium 4. Pada stadium ini kanker menyebar ke saraf tulang sekitar wajah.
Dan dengan tingkatan stadium inilah para dokter dapat menentukan jenis pengobatan yang tepat bagi penderita kanker nasofaring.

Pemeriksaan Kanker Nasofaring

Pemeriksaan hendaknya dilakukan sedini mungkin, karena kita tidak tahu sudah sampai sejauh mana kanker nasofaring. Dengan melakukan pemeriksaan maka kanker nasofaring akan sangat mudah untuk kita cek sebelum kanker ini masuk ke tingkatan stadium selanjutnya. Pemeriksaan kanker nasofaring dapat dilakukan menggunakan rhinoskopi anterior, porterior, CT Scan, nasofaringoskopo, biospi, dan pemeriksaan histopatologi.

Pencegahan dan Pengobatan Kanker Nasofaring

Pencegahan dan pengobatan merupakan metode yang sangat penting dalam kanker nasofaring. Pencegahan kanker nasofaring dapat dilakukan dengan meciptakan lingkungan hidup dan lingkungan kerja yang sehat dan alami serta usahakan pergantian udara ventilasi baik dan lancar. Menghindari polusi seperti kontak dengan gas dari zat kimia, asap kayu, asap rokok, asap minyak, asap industri, dan polusi lain yang dapat mengaktifkan virus Epstein Bar. Jangan lupa pula untuk menghindari konsumsi makan yang diawetkan, makan yang panas dan makanan yang merangsang selaput lendir.
Adapun metode pengobatan terbaik untuk kanker nasofaring :
  1. Terapi radiasi

    Terapi ini dengan cepat dapat merusak sel kanker yang akan tumbuh. Terapi ini dilakukan selama kurang lebih 5-7 minggu. Terapi ini sering digunakan untuk pengobatan kanker tahap awal.
    Efek samping menggunakan terapi ini adalah mulai akan terasa kering, menghilangkan pendengaran, dan memperbesar resiko timbulnya kanker tulang dan kanker pada lidah
  2. Kemoterapi

    Terapi dengan bahan obat-obatan, terapi ini bekerja dengan cara mereduksi sel kanker yang ada. Namun sayangnya, sel sehat yang ada dalam tubuh ikut tereduksi
    Efek samping menggunakan kemoterapi adalah mual, lemas, rambut rontok, kehilangan tenaga.
  3. Pembedahan

    Pembedahan dengan cara mengambil kelenjar getah bening yang terkena kanker.
  4. Obat Herbal Alami Penyakit Kanker

    Inilah cara yang terbaik untuk mencegah dan mengobati penyakit kanker yaitu dengan obat herbal kanker K-Muricata. Herbal alami ini terbuat dari bahan alami pilihan yaitu kombinasi daun sirsak dan keladi tikus.

Obat Alami Kanker Nasofaring K-Muricata

K-Muricata merupakan herbal ampuh untuk mengatasi kanker nasofaring secara alamiah yang terbuat dari daun sirsak pilihan dengan dikombinasikan dengan estrak tanaman keladi tikus. Daun sirsak pilihan yang dimaksud adalah setiap daun sirsak yang hanya tumbuh di kawasan pedesaan atau jauh dari polusi dan pencemaran udara. Sehingga menghasilkan estrak daun sirsak yang belum terkena paparan radikal bebas, dengan begitu khasiat yang terkandung di dalamnya masih 100% utuh.
Obat Alami Kanker Nasofaring K-Muricata
Mengapa daun sirsak sangat ampuh sebagai obat alami penyakit kanker nasofaring?

Daun sirsak mengandung senyawa acetogenin yang kekuatannya 10.000 kali lebih ampuh dibandingkan dengan adryamicin (obat kanker yang digunakan untuk kemoterapi). Acetogeninakan bekerja dengan menghambat pertumbuhan sel kanker serta menghentikannya.

Ekstrak keladi tikus sebagai kombinasi daun sirsak di dalam K-Muricata, mengandung senyawa Ribozome Inactivating Protein (Rips) yang memiliki khasiat untuk melemahkan sel kanker dan mencegah timbulnya sel kanker baru. Selain itu Rips juga bersifat sebagai anti peradangan dan dapat meringankan efek negatif akibat pengobatan kemoterapi.

Kedua tanaman tradisional asli Indonesia ini akan saling berpadu, menghasilkan sebuah obat kanker masofaring yang begitu ampuh dalam mengatasi kanker nasofaring dan menjadi harapan bagi penderita kanker di Indonesia dan bahkan dunia.

Amazon Plus Obat Herbal Kanker Nasofaring

Amazon Plus yang berkomposisikan Acai berry, Zaitun, Hydroxytyrosol, Keseluruhan Buah Manggis, Blueberry, Delima Merah dan Tomat, menghasilkan sebuah obat alami kanker nasofaring yang berkualitas terbaik. Manggis yang terkandung di dalamnya kaya akan zat Xanthone yang efektif untuk melawan kanker dan menutup suplai makanan bagi sel kanker, sehingga sel kanker gagal berkembang lalu mati.
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"> <a href="https://2.bp.blogspot.com/-cMNyYn3V0K0/Wfr2TB_Tr7I/AAAAAAAAAQA/nFD4D8-N8UgXC25sNjNXa9v1MblfLCqfQCPcBGAYYCw/s1600/produk-obat-herbal-amazon-plus.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="427" data-original-width="640" height="213" src="https://2.bp.blogspot.com/-cMNyYn3V0K0/Wfr2TB_Tr7I/AAAAAAAAAQA/nFD4D8-N8UgXC25sNjNXa9v1MblfLCqfQCPcBGAYYCw/s320/produk-obat-herbal-amazon-plus.jpg" width="320" /></a></div>
Kandungan acai berry dan buah segar lainnya mengandung antioksidan tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan metabolisme dan antibody pasien kanker nasofaring. Saat ini zaitun hydroxytyrosol mengandung kadar antioksidan tertinggi di dunia, ketika dinilai berdasarkan nilai ORAC. Saat ini senyawa antioksidan antosianin pada acai berry dan blueberry adalah super antioksidan yang paling popular di Amerika Serikat.
  • Zaitun :

    menurut Penelitian Dari Pusat Biologi mitokondria dan Obat-obatan, Xi’an Jiatong Universitas Scholl of Life Science dan Teknologi China, Zaitun mengandung Senyawa polifenol Yang disebut hidroksitirosol. Hidroksitirosol bertindak sebagai anti-plroliferasi Dan meningaktkan aktivasi apoptosis (Kematian sel Beroperasi terprogram) Kanker PADA sel.
  • Acai Berry dan Blueberry :

    sebuah penelitian di Faculty of Medicine of the University of Porto, mengungkapkan bahwa senyawa antosianin yang melimpah di dalam acai berry dan blueberry juga bertindak sebagai anti-proliferasi, artinya senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
  • Delima merah :

    mengandung senyawa bioaktif yakni punicalagin, asam elagik, katekin fenolat, flavonoid, dan antosianin, yang selain memiliki aktivitas antioksidan juga dapat menghambat proliferasi (pertumbuhan) sel kanker nasofaring serta dapat menginduksi apoptosis. Asam elagik diketahui memiliki efek terbesar untuk menginduksi apoptosis yakni kematian terprogram pada sel kanker. Studi klinis yang dilakukan di University of California pada tahun 2006 menunjukkan bahwa konsumsi jus buah delima merah secara rutin juga dapat menurunkan laju penyebaran sel kanker nasofaring.
  • Manggis :

    buah tropis ini mengandung senyawa xanthone yang terdiri dari banyak senyawa turunan, salah satunya adalah Alpha-mangostin yang menyebabkan apoptosis serta mencegah metastasis (penyebaran) sel kanker nasofaring
  • Tomat :

    kandungan lycopene di dalam tomat akan semakin menambah keampuhan obat kanker nasofaring Amazon Plus. Senyawa lycopene di dalam buah tomat telah teruji secara klinis di laboratorium dengan hasil sebagai berikut :
    • Sel kanker nasofaring di obati dengan lycopene mengalami perubahan dalam siklus pembelahan sel mereka, yang menyebabkan pertumbuhan sel kanker nasofaring menjadi berkurang
    • Dalam sel-sel kanker nasofaring yang diobati dengan lycopene kekurangan nutrisi yang menyebabkan pertumbuhan sel kanker berkurang serta menimbulkan kerusakan pada sel kanker
    • Mengobati sel kanker nasofaring dengan lycopene juga dapat mengubah cara bagaimana hormon androgen diambil dan digunakan di dalam sel, yang menyebabkan pertumbuhan sel kanker juga menjadi berkurang
    • Menggabungkan lycopene dengan senyawa lainnya dari acai Berry dan manggis dapat membantu menghentikan penyebaran berbagai jenis sel kanker nasofaring. Dibandingkan bila hanya menggunakan lycopene saja, ketika senyawa di masing-masing buah ini bersatu maka dapat menghalangi jalan nutrisi untuk diambil oleh sel-sel kanker, menyebabkan sel kanker kesulitan untuk menyebar (metastasis).
Daftar Harga
No.ProdukHarga
1K-MuricataRp. 600.000,-/perbox (1 box isi 30 sachet)
2Amazon PlusRp. 276.000/botol
3Amazon BerriesRp. 1.200.000,-/perbox (1 box isi 30 sachet)

Kisah Sembuh dari Kanker Nasofaring

Kisah dari Bapak Ridwan (37) dari Jakarta yang sembuh dari kanker nasofaring.

Tak ada orang yang menginginkan terkena penyakit kanker nasofaring, tapi faktanya saya mengalaminya. Hampir setahun badan saya demam dan sakit gusi bagian belakang akibat kanker nasofaring, sejenis kanker di belakang hidung. Saya kemudian berobat ke Cina. Oktober 2005 saya kembali ke Indonesia dan bisa menjalani hidup normal.

Hanya berselang sebulan, badan kembali demam. Penyebabnya karena menghirup udara dingin, seperti AC mobil, minum air es saat melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Mula-mula cuma pilek, lama-lama timbul bengkak antara pipi dan telinga, bekas tempat penyinaran ketika pengobatan dulu. Dokter gigi saya, yang menemukan adanya kanker di belang hidung, terkejut melihat kemunduran kesehatan yang saya alami.

Syukurlah, saya dipertemukan dengan teman istri saya yang menyarankan untuk konsumsi teh daun sirsak plus keladi tikus K-Muricata. Saya dikasih satu sachet. Saya coba minun satu gelas. Begitu bangun tidur, badan terasa segar dan enak. Saya mulai minum secara teratur, pagi dan malam sebanyak satu sachet (2 x 1). Air muka saya berangsur-angsur cerah. Berat badan mulai membaik. Saya ketemu dengan dokter gigi saya, selang seminggu kemudian. Ia kembali terkejut. Kali ini karena tubuh saya yang sudah mulai padat dan berisi. Mulut saya, yang semula merah, sekarang sudah normal. Saya paparkan rahasia hebatnya Herbal K-Muricata, dan kini ia membagi juga rahasia itu kepada pasiennya.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Obat Alami